0


MEMBATASI TEMPAT SHALAT
Assalamualaikum wr wb sahabat Kali ini kajianmuslim akan membahas tentang tetnatng hal membatasi tempat shalat dengan sesuatu agar tidak ada orang yang lewat di depan kita pada saat shalat, untuk membatasi tempat shalat itu bisa dengan benda seperti tongkat, menggarisi area sujud, atau yang lebih baik dengan menghamparkan sajadah.

Hukum dari melewati didepan orang yang sedang shalat adalah haram, bahkan dari sabda rasulullah jika menghiraukan ketika dicegah pada saat melewati orang yang sedang shalat rasulullah memerintahkan untuk membunh nya, berikut ini adalah sabda rasulullah tentang membatasi tempat shalat.

SABDA RASULULLAH SAW

ARTINYA:Kalau orang yang lewat didepan orang yang shalat mengetahui Dosa yang didapatinya, tentu lebih baik dia berhenti menanti empat puluh tahun daripada lewat didepan orang shalat

ARTINYA:Apabila seseorang shalat menghadap sesuatu yang membatasinya dari manusia, kemudian ada orang hendak lewat didepannya hendaklah dicegahnya orang itu, jika orang itu tidak menghiraukan hendaklah dibunhnya: sesungguhnya dia adalah syetan.

Itulah pembahasan tentang membatasi tempat shalat, semoga bermanfaat bagi teman teman yang membaca pembahasan ini, jangan lupa baca juga artikel yang lainnya ya, oh ia, insya allah jika dipanjangkan umur nanti saya akan menuliskan tentang hadits arbain karangan imam nawawi al bantani, mudah mudahan hadits arbain ini bisa menjadikan sumber ilmu untuk kita semua nantinya, mungkin untuk sekarang-sekarang ini saya masih fokus untuk menyelesaikan bab kisah, ya untuk artikel kali ini saya cukupkan sampaui disini akhir kata saya ucapkan wasalam.


Dikirim pada 22 Mei 2019 di Doa


WAKTU SHALAT FARDHU
Assalamualaikum kajianmuslim - Artikel ini akan menjelaskan tentang cara mengetahui waktu shalat fardu dengan melihat jam matahari sesuai dengan hadits, hal ini akan sangat berguna sekali ketika kita jauh dari perkotaan, mungkin bisa dibilang ketika kita berada di hutan dan kebetulan semua alat digital dan elektronik kita kehabisan daya, dengan mempelajari watu jam matahari ini kita dapat mengetahui waktu shalat yang tepat, nah dibawah ini adalah penjelasannya.

FIRMAN ALLAH PADA SURAT ANNISA 103
ARTINYA: Sesunggunya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

Shalat wajib lima waktu adalah kewajiban yang harus dilaksanankan oleh setiap orang yang sudah baligh dan berakal dalam sehari selamal, seperti apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah Saw,

ARTINYA: Telah difardhukan allah atas umatku pada malam isra limapuluh salat, Maka senantiasa saya kembali kekhadirat ilahi, dan saya minta keringanan sehingga dijadikannya menjadi lima kali dalam sehari semalam.

WAKTU SHALAT
Nah untuk penjelasan bagaimana cara mengetahui waktu shalat akan dibahas dibawah ini yaitu shalat dzuhur, shalat ashar, shalat maghrib, shalat isya dan shalat subuh.

1. Shalat Dzuhur, Waktu shalat dzuhur adalah setelah teregelincirnya matahari dari titik tengah langit, mungkin akan sangat sulit jika kita melihat langsung ke atas karena akan sangat silau sekali yang berdampak akan merusak mata, disini cobalah untuk menancapkan tongkat dengan posisi vertikal keatas dengan sudut 90 derajat, setelah itu lihat bayangan dari tongkat tersebut, jika bayangannya melenceng sedikit dari tongkat tersebut maka itu sudah masuk kepada waktu dzuhur.

Untuk waktu akhinya apabila bayangan dari tongkat tersebut telah sama panjangnya dengan tongkat tersebut, tinggal di ukur saja panjang tongkat dengan panjang bayangannya.

2. Waktu Shalat Ashar, Waktu ashar dimulai pada saat habisnya wahtu dzuhur yaitu pada saat bayangan tongkat atau sesuatu telah melebihi panjangnya dari tongkat atau sesuatu tersebut, untuk waktu akhir ashar yaitu sampai terbenamnya matahari.

3. Waktu shalat maghrib, Waktu dari shalat mahrib yaitu pada saat terbenamnya matahari sampai terbenamnya syafaq, syafaq adalah cahaya matahari yang terpancar di tepi langit setelah terbenamnya matahari, kebanyakan orang di indonesia sering menyebutnya dengan layung.

4. Waktu shalat isya, Waktu shalat isya adalah pada saat terbenamnya syafaq merah sampai terbit fajar kedua pada saat subuh.

5. Waktu shalat shubuh, waktu shalat subuh adalah dimulai dari terbit fajar kedua sampai terbitnya matahari.

Nah itulah penjelasan tentang bagai mana cara mengetahui waktu shalat fardhu dengan melihat matahari, mungkin jika awal-awal mempraktekannya akan sangat sulit sekali karena kita pertamanya harus mengetahui dahulu sinar sinar yang dipancarkan oleh matahari tersebut, namun jika sudah terbiasa tentu akan sangat mudah, ilmu ini akan berguna ketika jam watu tidaklah bisa digunakan, untuk penjelasan ini cukup sampai disini akhirkata saya ucapkan wasalam.

Dikirim pada 19 Mei 2019 di Doa


LARANGAN YANG BERSANGKUTAN DENGAN KUBURAN

Assalamualaikum wr wb, kajianmuslim.net - Kali ini akan membahas larangan yang tidak diperbolehkan bersangkutan dengan kuburan, larangan tentang kuburan ini sebenarnya banyak sekali yang melanggarnya, akan tetapi mungkin yang melakukannya tidak tahu bahwa sebenarnya itu dilarang, maka dari itu kita harus tahu larangan apa saja yang tidak diperbolehkan dengan kuburan ini.

Pernahkah teman teman melihat orang yang duduk di atas kuburan atau kah teman-teman sendiri pernah melakukannya?, atau pernah melihat orang yang membuat rumah di atas kuburan, itu adalah sebgaian dari hal yang tidak boleh dilakukan loo, tentu saja masih ada beberapa hal lagi yang tiddak boleh dilakukan di kuburan, nah berikut ini larangannya dibawah.

1. Menembok kuburan
Sebenarnya menembok kuburan adalah hal yang tidak boleh dilakukan, baik itu dengan semen cor ataupun yang lainnya, tetapi kebanyakan di daerah kita dibuat kuburan itu ditembok dengan semen, nama lainnya yang sering didengar dengan sebutan jahul, itu sebenarnya dalam hukum islam tidak diperbolehkan, karena ini akan menimbulkan sikap berlebih-lebihan yang dilarang syariat islam.

2. Duduk di atas kuburan
Yang kedua adalah duduk di atasnya, mungkin sebagian teman teman pernah melihat orang orang yang berkunjung ke makam, dan adapula yang duduk dipinggirannya, itu sebenarnya adalah hal yang tidak di perbolehkan, hukum dari menduduki kuburan ini haram, karena Nabi Saw yang tidak memperbolehkannya.

3. Membuat rumah diatasnya
Ketiga dilarang membuat rumah di atasnya, membuat naungan di atas kuburan juga adalah hal yang dilarang maka dari itu jika ada yang membuat rumah di atas pekuburan wajib untuk kita melarangnya, beri nasihat kepadanya dan hadits yang bersangkutan tentang tidak diperbolehkannya membangun rumah di atas kuburan.

4. Membuat tulisan di atasnya
Seperti halnya di daerah kita, kebanyakan di atas kuburan tepatnya di bagian kepala, suka diberikan patok yang bertuliskan nama dan nama dari ayahnya, atau di atas kuburan yang sudah di tembok semen juga sama suka diberi nama beserta Bin, hal ini juga sebenarnya tidak diperbolehkan, karena akan menimbulkan sikap berlebih-lebihan

Nah dari keterangan empat larangan di atas berikut ini adalah hadits yang melarang untuk menembok kuburan, menduduki kiburan, membuat rumah di atasnya atau membuat naungan di atasnya, dan juga membuat tulisan-tulisan di atasnya, berdasarkan Riwayat Ahmad Dan Muslim berikut ini

5. Membuat pekuburan menjadi masjid
Nah yang terakhir adalah membuat masjid di atas pekuburan, ini juga hal yang dilarang, ini semua berdasarkan hadits dari riwayat Bukhari Dan Muslim

Nah itu adalah ke lima hal yang dilarang yang bersangkutan dengan kuburan, mungkin jika teman teman melihat hal yang melarang larangan 1-5 diatas alangkah baikknya teman teman menasihati dan memberitahunya, mungkin pembahasan tentang ini hanya sampai disini saja, jika ada yang mau ditanyakan silahkan kirim melalui email, akhir kata saya ucapkan wasalam.

Dikirim pada 12 Mei 2019 di Doa


Assalamualaikum wr wb, kali ini kajianmuslim.net - akan membahas tentang syarat zakat perniagaan atau perdagangan, untuk zakat perdagangan syarat-syaratnya sama dengan zakat emas yang sebelumnya kami publish disini, untuk perhitungan zakat perdagangan akan kami bahas dibawah, mudah-mudahan teman-teman dapat memahami apa yang kami tuuliskan disini, sehingga dapat mempermudah untuk melakukan zakat jika teman-teman adalah seorang pedagang.

Zakat perdagangan tentulah wajib jika harta dari jumlah seluruh barang dagangan teman teman sudah melebihi nishab, Seperti sabda dari Rasulullah Saw dari riwayat hakim dan riwayat Daruqutni dan Abu Dawud tentang zakat perdagangan yang sudah di utarakan:

ARTINYA: Kain-kain yang disediakan untuk dijual, wajib dikeluarkan zakatnya

ARTINYA:Dari samurah, Rasulullah Saw, memerintahkan kepada kami mengeluarkan zakat barang yang disediakan untuk dijual. (Riwayat Daruqutni Dan Abu Daud)

Zakat barabg dagang dihitung setelah satutahun berjalan, artinya smuanya harus dihitung dimulai dari keuntungan, kerugian, uang yang ada, piutang, jika ada utang yang jatuh tempo juga dihitung dan yang terakhir hasil dari seluruh barang yang sudah dijual.

Dengan apa yang sudah kami sebutkan di atas, tentu saja teman teman yang punya usaha dagang harus mempunyai data perdagangan seperti contohnya faktur, catatan jual beli barang dagangan, dan penghasilan yang sudah didapatkan, catatan atau data seperti faktur ini tentu akan sangat diperlukan karena mengingat kita harus menghitung data selama satu tahun bukanlah hal yang mudah, jika memang usaha teman-teman sudah berkembang mungkin saya merekomendasikan untuk membuat program jual beli, zaman sekarang sudah banyak anak-anak IT yang bisa membuat program tersebut, dengan program ini akan mempermudah penghitungan hasil jual beli selama satu tahun.

Untuk perhitungannya tentang zakat perniagaan atau perdagangan akan kami jelaskan dibawah ini,

1. Silahkan hitung seluruh barang dagang yang belum terjual, ini akan termasuk kepada modal teman teman semua.
2. Hitung juga seluruh uang yang ada pada teman-teman.
3. Hitung berapa hutang yang belum terbayar, jika memang teman-teman punya hutang.
4. Hitung kerugian yang teman teman alami selama kurun satu tahun ini.
5. Hitung hasil yang didapatkan dari penjualan selama satu tahun.

Dari nomor 1 sampai nomor 5 perhitungannya jumlahkan nomor 1 dan nomor 2, hasilnya Silahkan kurangi dengan jumlah hutang yang ada, setelah itu kurangi juga dengan jumlah kerugian yang di alami, terus silahkan jumlahkan dengan hasil yang didapatkan dari penjualan barang, dan yang terakhir dari hasil penjumlahan dan pengurangan tersebut silahkan bagi dengan nishab (Harga Emas Saat Ini).

PENJUMLAHANNYA
1 + 2 = Hasil
Hasil - 3 = Hasil
Hasil - 4 = Hasil
Hasil + 5= Hasil
Hasil : Nishab Emas Saat Ini = Hasil (Hasil inilah yang akan dikeluarkan untuk dizakatkan)

Untuk harga Nishab emas teman teman bisa cek di internet harga emas saat ini dalam gram terus dikali jumlah nishab, nah jumlah nishab inilah yang natinya akan di tempatkan dalam pembagian nishab yang sudah saya warnai dengan warna hijau di tas, Saya tidak mencantumkan harga nishab disini karena dalam pasar harga emas tidaklah tetap, harganya selalu berubah ubah walaupun sedikit, saya takutkan akan salah nantinya dalam perhitungan.

Itulah pembahasan tentang zakat perdagangan, saat ini di blog ini belum ada kalkulator hitung zakat untuk zakat perdagangan, namun untuk kedepannya insya allah saya akan coba membuatkan programnya disini, agar teman teman langsung melakukan perhitungannya, dan menyalurkan zakat nya kepada orang yang membutuhkan, contohnya seperti yayasan anak yatim dan sebagainya, untuk artikel ini saya akhiri sampai disini, akhir kata saya ucapkan wasalam.

Dikirim pada 06 Mei 2019 di Doa
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah adeliasumini ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
BlogRoll
Kajian Muslim
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 25.304 kali


connect with ABATASA